Saturday, November 6, 2010

NVC Jakarta Gathering 6 November 2010

 Thank God! Inilah yang kata bisa kami sampaikan kepada Bapa Surgawi oleh karena kasih dan kebaikanNya tak henti-hentinya kami mengucap syukur dari hati kami karena Roh Kudus telah menuntun kami menyelenggarakan pertemuan kebersamaan bulanan NVC Jakarta dan telah selesai dengan sangat luar biasa.

Pesan Firman Tuhan sangat memberkati kami bahkan mengkonfirmasi atas apa yang sedang kami lakukan bahwa kami harus menjadi gereja yang berbeda gereja yang mengalami pembaharuan dan melakukan perubahan. Dunia sedang mengalami perubahan yang sangat cepat dan jika gereja tidak dapat mengimbangi perubahan yang sedang terjadi maka gereja akan tertinggal bahkan tidak diminati.

Kita harus menjadi bani Isakhar yaitu orang-orang yang dapat mengenali masa dan waktu yang tepat dalam melakukan tindakan. Orang-orang yang dapat melihat zaman dan apa yang sedang terjadi sehingga kita dapat bertindak melakukan sesuatu yang dapat membawa generasi sekarang ini datang pada Yesus Kristus. Gereja harus melakukan perubahan menjadi gereja yang relevan, gereja yang dapat mengimbangi daya tarik dunia di bidang Teknologi, Informasi, Entertain, Pendidikan dan bidang-bidang lain yang sedang berkembang. Gereja harus dapat mengimbanginya. Jika tidak maka gereja kita akan kosong karena banyak orang lebih tertarik dengan perkembangan dunia yang sedang tren. Bani Isakhar adalah orang-orang yang mengerti akan hal ini sehingga mereka dapat mengantisipasinya.

1 Tawarikh 12:32 Dari bani Isakhar orang-orang yang mempunyai pengertian tentang saat-saat yang baik, sehingga mereka mengetahui apa yang harus diperbuat orang Israel: dua ratus orang kepala dengan segala saudara sesukunya yang di bawah perintah mereka.

Di Eropa saat ini banyak gereja-gereja yang kosong atau hanya terdiri dari orang-orang tua, kenapa gereja kosong karena generasi baru saat ini lebih tertarik dengan perkembangan dunia yang sedang terjadi dengan sangat luar biasa. Lalu apa yang harus kita perbuat? Kita harus mengerti masa yang sedang terjadi lalu mengambil tindakan untuk membawa pembaharuan. Hal ini berarti bahwa kita tidak dapat tinggal diam (pasif) kita harus aktif mengambil tindakan untuk merebut kembali generasi yang baru ini supaya Yesus tetap memiliki pengaruh terhadap hidup mereka dengan cara yang sangat relevan dengan mereka. Memang cukup banyak kaum muda yang berada di gereja saat ini namun sangat jauh jumlahnya jika dibandingkan dengan anak-anak muda yang berada diluar sana baik Kristen maupun non Kristen. Kita harus menjadi gereja yang dapat membawa mereka mengenal keselamatan bukan membawa kereka masuk gereja kita. Tentu perlu adanya acara-acara yang dikemas tidak seperti di gereja tetapi acara-acara yang diperuntukkan bagi mereka yang berada ditempat umum atau market place. Jika kita melakukan hal ini dengan baik akan ada petobat-petobat baru yang mau datang di acara kita tentunya dengan format yang berbeda, setuju?! Oleh karenanya NVC Gathering dirancangkan untuk menjangkau orang-orang yang berada diluar gereja. Coba deh ikutin cerita dibawah ini, memang dalam bahasa Inggris tapi tidak ada salahnya jika kita membacanya sambil menyiapkan kamus, okeh?

















Transforming Your Workplace
 by Os Hilman

This, then, is how you should pray: "Our Father in heaven, hallowed be your name, your kingdom come, your will be done on earth as it is in heaven..." (Matthew 6:9-10).

What would your workplace look like if this prayer were answered today where you work?
"Transformation" is a powerful word. Just hearing it, you almost automatically think of radical conversions and incredible change. But is it possible to transform your workplace into something Christ-like? Jesus thinks so.
One example involves a story told in Ed Silvoso's book, Anointed for Business, about a Filipino business man who owned a hotel chain. God saved this man and began an amazing transformation in his life and his large scale hotel.
The man owned a 1600-room hotel that covered three buildings. Because of its rates and location, the hotel had become a haven for prostitution, with the rooms being used as much as five times a day. There were over 2000 employees, and the primary clientele were more than 3000 prostitutes. One of Silvoso's associates shared with the owner a formula for winning the lost, so he hired 40 pastors and told them to follow these instructions:
a. Speak peace to the wolves. Bless those who curse you.
b. Eat and drink with the sinners. Become their friends.
c. Pray for them and their needs.
The pastors were not to share the gospel until they'd met these three requirements for two years. What an investment. But ultimately, it paid off. The pastors followed these three rules and saw every single one of the 2,000 employees become saved. The hotel was upgraded to an executive level, raising the rates and forcing the prostitutes out because they could no longer afford it. They even added a prayer chapel with 24/7 prayer available to anyone by dialing '7' on the telephone. Two years later, 10,000 guests had received the Lord on the property.*
That's transformation! And that's the kind of transformation we can see in our workplaces. We just have to find the vision and the willingness to ask God, "Lord, what wilt Thou have me do?" 


*Adapted from story in Anointed for Business, Ed Silvoso, Regal Books, Ventura, CA 2006.